Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kabupaten Blitar Ajak Tokoh Masyarakat Gandusari Bahas Dinamika Demokrasi di Desa

konsolidasi demokrasi

Jaka Wandira, selaku Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat, melaksanakan kegiatan Konsolidasi Demokrasi/Literasi Demokrasi bersama tokoh masyarakat Desa Semen, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, pada Senin (12/10/2026) malam.

blitar.bawaslu.go.id – Anggota Bawaslu Kabupaten Blitar, Jaka Wandira, selaku Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat, melaksanakan kegiatan Konsolidasi Demokrasi/Literasi Demokrasi bersama tokoh masyarakat Desa Semen, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, pada Senin (12/10/2026) malam. 

Kegiatan yang berlangsung pukul 19.00–21.00 WIB di Caffe STJ, Desa Tulungrejo, Kecamatan Gandusari, ini menjadi ruang dialog untuk membahas dinamika demokrasi dan praktik politik di lingkungan pedesaan.

Dalam suasana diskusi informal, pembahasan mencakup berbagai proses pemilihan yang bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat, mulai dari pemilihan bupati, kepala desa, hingga pemilihan anggota legislatif. Diskusi tersebut menjadi sarana untuk memahami bagaimana demokrasi berlangsung di tingkat lokal serta bagaimana hubungan sosial masyarakat turut memengaruhi pilihan dan partisipasi politik.

Salah satu isu yang dibahas adalah praktik patron-klien dalam demokrasi di desa. Relasi tersebut menjadi bagian dari dinamika politik lokal yang perlu dipahami bersama, termasuk kemunculan kelompok-kelompok masyarakat dengan kepentingan politik tertentu menjelang pemilihan kepala desa. Pemahaman terhadap dinamika ini penting untuk mendorong kesadaran masyarakat agar dapat melihat proses demokrasi secara lebih kritis.

Melalui kegiatan ini, para pihak membangun pemahaman bersama mengenai demokrasi politik di desa. Dialog dengan tokoh masyarakat diharapkan dapat memperluas wawasan tentang pentingnya partisipasi masyarakat serta mendorong terciptanya kehidupan demokrasi yang lebih sehat di tingkat lokal.

Kegiatan tersebut juga menghasilkan tindak lanjut berupa keterbukaan masyarakat untuk berpartisipasi dalam kegiatan edukasi demokrasi dengan melibatkan Bawaslu Kabupaten Blitar. Keterbukaan ini menjadi peluang untuk memperkuat komunikasi dan kolaborasi antara Bawaslu dengan masyarakat dalam meningkatkan literasi demokrasi.

Bawaslu Kabupaten Blitar terus mendorong pendekatan edukatif dan partisipatif sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat terhadap demokrasi. Melalui dialog yang dekat dengan kehidupan masyarakat desa, literasi demokrasi diharapkan tidak hanya dipahami saat pemilihan berlangsung, tetapi juga tumbuh sebagai kesadaran bersama dalam kehidupan bermasyarakat.*

Humas Bawaslu Kabupaten Blitar