Lompat ke isi utama

Berita

Survei Poltracking: Bawaslu RI Masuk Tiga Besar Lembaga dengan Tingkat Kepercayaan Publik Tertinggi

survei

blitar.bawaslu.go.id – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Republik Indonesia kembali memperoleh apresiasi dari masyarakat. Berdasarkan hasil survei yang dirilis Poltracking Indonesia pada 11–17 Mei 2026, Bawaslu RI menempati posisi ketiga sebagai lembaga negara dan institusi demokrasi dengan tingkat kepercayaan publik tertinggi di Indonesia.

Dalam survei tersebut, sebanyak 6,1 persen responden menyatakan sangat percaya kepada Bawaslu RI, sementara 65,2 persen lainnya menyatakan cukup percaya. Adapun responden yang menyatakan kurang percaya tercatat sebesar 18 persen dan yang sangat tidak percaya hanya 1,7 persen.

Posisi pertama ditempati Tentara Nasional Indonesia (TNI) dengan tingkat sangat percaya sebesar 10,5 persen, disusul lembaga kepresidenan pada posisi kedua dengan angka 6,9 persen. Sementara itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) berada di posisi keempat dengan tingkat sangat percaya sebesar 6,7 persen.

Hasil survei tersebut menunjukkan bahwa Bawaslu masih menjadi salah satu institusi demokrasi yang memperoleh kepercayaan tinggi dari masyarakat dalam menjalankan tugas pengawasan pemilu dan menjaga kualitas demokrasi di Indonesia.

Kepercayaan publik yang tinggi ini menjadi modal penting bagi Bawaslu untuk terus memperkuat pengawasan partisipatif, meningkatkan transparansi kelembagaan, serta menjaga integritas proses demokrasi menuju Pemilu dan Pemilihan Serentak 2029.

Survei Poltracking Indonesia dilakukan terhadap 1.220 responden warga negara Indonesia yang memiliki hak pilih, baik berusia di atas 17 tahun maupun yang telah menikah. Pengambilan sampel menggunakan metode multistage random sampling.*

Humas Bawaslu Kabupaten Blitar

Sumber : Poltracking Indonesia