Lompat ke isi utama

Berita

Staf SDM Bawaslu Kabupaten Blitar Ikuti Klinik Jabatan Fungsional Bahas Pola Karier Berbasis Kompetensi

jf

Sekretaris Jenderal Bawaslu RI, Ferdinand Eskol Tiar Sirait membuka Klinik Jabatan Fungsional (JF) Volume 3 bertema "Pola Karier Jabatan Fungsional" yang diselenggarakan Bawaslu RI secara daring pada Jumat (10/7/2026).

blitar.bawaslu.go.id – Staf Subbagian Sumber Daya Manusia dan Organisasi (SDMO) Bawaslu Kabupaten Blitar, Eko Setyorini, mengikuti Klinik Jabatan Fungsional (JF) Volume 3 bertema "Pola Karier Jabatan Fungsional" yang diselenggarakan Bawaslu RI secara daring pada Jumat (10/7/2026).

Kegiatan dibuka oleh Sekretaris Jenderal Bawaslu RI, Ferdinand Eskol Tiar Sirait, sebagai bagian dari komitmen Bawaslu dalam meningkatkan kapasitas aparatur melalui penguatan pemahaman mengenai sistem pengembangan karier Jabatan Fungsional. Diskusi dipandu oleh Abdurrahman Mansur selaku moderator dan menghadirkan Dr. Rahman Hadi, Pelaksana Tugas Sekretaris Utama Badan Kepegawaian Negara (BKN), serta Ika Mediawati, Analis SDM Aparatur Ahli Madya BKN, sebagai narasumber.

Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan bahwa penerapan pola karier Jabatan Fungsional kini mengacu pada Peraturan Menteri PANRB Nomor 1 Tahun 2023 tentang Jabatan Fungsional. Regulasi tersebut menjadi dasar pengembangan karier aparatur yang lebih adaptif, transparan, dan berbasis kompetensi.

Rahman Hadi menjelaskan bahwa pengembangan karier pejabat fungsional tidak lagi hanya ditentukan oleh masa kerja, melainkan mempertimbangkan berbagai aspek, seperti kompetensi, capaian kinerja, hasil evaluasi, serta pengembangan profesional yang dilakukan secara berkelanjutan. Melalui sistem tersebut, setiap pejabat fungsional memiliki kesempatan yang setara untuk meningkatkan jenjang karier sesuai kemampuan dan prestasinya.

Sementara itu, Ika Mediawati menguraikan mekanisme pengelolaan Jabatan Fungsional, mulai dari pengembangan kompetensi, penilaian kinerja, hingga proses kenaikan jenjang jabatan. Peserta juga memperoleh penjelasan mengenai implementasi kebijakan terbaru serta berbagai penyesuaian dalam pengelolaan Jabatan Fungsional di instansi pemerintah.

Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab, sehingga peserta dapat memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai arah kebijakan pengembangan karier aparatur sipil negara.

Melalui keikutsertaan dalam Klinik Jabatan Fungsional ini, Bawaslu Kabupaten Blitar terus mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia agar memiliki pemahaman yang baik terhadap sistem karier berbasis kompetensi, sekaligus memperkuat profesionalisme aparatur dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi kelembagaan.*

Humas Bawaslu Kabupaten Blitar