Bawaslu Tekankan Pentingnya Budaya Kerja Aman dan Bebas Kekerasan Seksual
|
blitar.bawaslu.go.id – Upaya menciptakan lingkungan kerja yang aman dan berkeadilan terus diperkuat oleh Bawaslu melalui Bimbingan Teknis Kelompok Kerja Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) yang digelar Bawaslu Provinsi Jawa Timur secara daring, Selasa (9/6/2026).
Kegiatan yang diikuti seluruh jajaran Bawaslu Kabupaten/Kota se-Jawa Timur, termasuk jajaran Sekretariat Bawaslu Kabupaten Blitar, menghadirkan Anggota Bawaslu RI, Lolly Suhenty, sebagai narasumber utama.
Dalam paparannya, Lolly menegaskan bahwa Bawaslu memiliki tanggung jawab ganda. Selain mengawal demokrasi dan keadilan pemilu di ruang publik, Bawaslu juga harus memastikan keadilan dan perlindungan hak-hak setiap individu di lingkungan internal lembaga.
“Tidak boleh ada kontradiksi antara nilai yang kita perjuangkan di luar dengan praktik yang kita jalankan di dalam organisasi,” tegas Lolly.
Ia menilai bahwa perlindungan terhadap korban dan pelapor kekerasan seksual harus menjadi bagian dari budaya organisasi, bukan hanya tertuang dalam regulasi atau prosedur administratif.
Menurut Lolly, tantangan terbesar bukan menyusun aturan, melainkan memastikan seluruh insan Bawaslu memiliki kesadaran kolektif untuk menciptakan ruang kerja yang aman, inklusif, dan menghormati martabat setiap individu.
“Lingkungan kerja yang sehat hanya dapat terwujud ketika seluruh elemen organisasi memiliki keberanian untuk saling melindungi dan menghormati hak sesama,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Jawa Timur berupaya memperkuat pemahaman seluruh jajaran mengenai pentingnya pencegahan kekerasan seksual sekaligus membangun budaya kerja yang profesional, berintegritas, dan berperspektif kemanusiaan.
Selanjutnya Anggota Bawaslu Provinsi Jawa Timur Eka Rahmawati selaku penanggung jawab pokja PPKS mengisi materi. *
Humas Bawaslu Kabupaten Blitar