Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Jatim Tekankan Kolaborasi dan Edukasi Digital dalam Pengawasan Pemilu

cankgruk

Diskusi Humas Datin bertajuk Cangkrukan Demokrasi yang digelar secara daring pada Selasa (19/5/2026).

blitar.bawaslu.go.id — Upaya memperkuat pengawasan partisipatif terus dilakukan Bawaslu Provinsi Jawa Timur melalui kegiatan Diskusi Humas Datin bertajuk Cangkrukan Demokrasi yang digelar secara daring pada Selasa (19/5/2026).

Diskusi yang mengangkat tema “Kolaborasi Bawaslu dengan Masyarakat Sipil dalam Pengawasan Pemilu” tersebut menghadirkan Anggota Panwaslih Provinsi Aceh Maitanur sebagai narasumber utama. Acara dipandu oleh Anggota Bawaslu Kabupaten Magetan Moh. Ramzi dan turut menghadirkan Weni Andriani serta Syaifudin sebagai penanggap.

Dalam forum tersebut, Maitanur menjelaskan bahwa komunikasi digital menjadi instrumen penting dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pengawasan pemilu. Ia menilai pemanfaatan media sosial dan platform digital secara kreatif mampu menjangkau masyarakat lebih luas.

Selain itu, edukasi pengawasan juga dinilai perlu disampaikan dengan pendekatan yang membumi melalui penguatan nilai dan kearifan lokal. Menurutnya, komunikasi yang kontekstual akan lebih mudah diterima masyarakat.

“Komunikasi bukan hanya menyampaikan informasi satu arah, tetapi membangun hubungan yang mampu mendorong partisipasi publik,” jelasnya.

Sementara itu, Anggota Bawaslu Jawa Timur Rusmi Rustamfahrizal yang mewakili Ketua Bawaslu Jawa Timur A. Warits menegaskan pentingnya ruang kolaborasi dan diskusi bersama masyarakat sipil untuk menjaga kualitas demokrasi.

Melalui kegiatan ini, Bawaslu Provinsi Jawa Timur berharap pengawasan partisipatif dapat semakin kuat melalui strategi komunikasi digital yang kreatif, edukatif, dan dekat dengan masyarakat.*

Humas Bawaslu Kabupaten Blitar