Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Blitar : Sistem Pemilu yang Baik, Wajah Demokrasi Negara

fgd

Anggota Bawaslu Kabupaten Blitar, Narsulin dan Jaka Wandira, didampingi sejumlah staf, hadir dalam FGD membahas Kajian Sistem Pemilu, yang digelar KPU Kabupaten Blitar, Kamis 31 Juli 2025.

blitar.bawaslu.go.id – Menjaga kualitas demokrasi bukan hanya soal pengawasan teknis, namun juga melalui kajian mendalam terhadap sistem pemilu itu sendiri. Komitmen ini ditunjukkan oleh Bawaslu Kabupaten Blitar yang secara aktif mengikuti Focus Group Discussion (FGD) bertema “Kajian Sistem Pemilu” yang digelar oleh KPU Kabupaten Blitar pada Kamis, 31 Juli 2025.

Anggota Bawaslu Kabupaten Blitar, Narsulin dan Jaka Wandira, didampingi sejumlah staf, hadir dalam FGD yang diharapkan dapat menjadi ruang berbagi ide, saran, serta kritik konstruktif demi perbaikan sistem pemilu di masa depan. 

Kegiatan ini menjadi bentuk kolaborasi antar-penyelenggara untuk memastikan bahwa pemilu di Indonesia tak hanya berkualitas secara prosedural, tetapi juga substantif.

Dipandu Ketua KPU Kabupaten Blitar Sugino,  dalam diskusi yang berlangsung di aula KPU, Hadi Santosa—Koordinator Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Kabupaten Blitar—memantik diskusi dengan pemaparan mengenai empat variabel utama dalam sistem pemilu, yakni sistem pemilu itu sendiri, struktur pemberian suara, penentuan daerah pemilihan, serta formula penghitungan suara.

Menanggapi hal itu, Jaka Wandira menyampaikan bahwa pemilihan jenis dan varian sistem pemilu merupakan keputusan politik yang sangat fundamental dalam membentuk wajah demokrasi suatu negara.

 "Varian sistem pemilu memiliki dampak langsung terhadap representasi, keadilan politik, dan akuntabilitas. Karena itu, penting untuk terus mengkaji dan mengevaluasinya," jelas Jaka.

Sementara itu, Narsulin menyoroti pentingnya peran penyelenggara pemilu dalam memastikan integritas pelaksanaan pemilu melalui penegakan hukum yang efektif terhadap berbagai bentuk pelanggaran. 

Ia juga menegaskan bahwa perbaikan sistem pemilu harus selaras dengan peningkatan kualitas penyelenggara dan pengawasan yang kuat.

Sebagai lembaga pengawas, Bawaslu Kabupaten Blitar memandang forum semacam ini sangat penting untuk memperkuat ekosistem demokrasi. 

Tidak hanya untuk menyempurnakan aturan teknis, tetapi juga memastikan setiap suara warga benar-benar terjamin hak dan keberlangsungannya dalam kerangka pemilu yang jujur, adil, dan demokratis.

Keterlibatan aktif Bawaslu dalam forum akademis maupun teknokratik seperti FGD ini sejalan dengan tugas dan fungsinya sebagai penyelenggara pengawasan pemilu, sekaligus bentuk partisipasi strategis dalam membentuk sistem pemilu yang lebih kuat dan berintegritas di masa mendatang.*

Humas Bawaslu Kabupaten Blitar