Lompat ke isi utama

Berita

Anggota Bawaslu Blitar Isi Kelas Bung Karno, Bahas Nilai Kebangsaan dan Dasar Negara

kelas bk

Anggota Bawaslu Kabupaten Blitar Jaka Wandira menjadi pemateri dalam Kelas Bung Karno. 

blitar.bawaslu.go.id – Momentum Bulan Bung Karno, patut digunakan untuk memperkuat nilai-nilai kebangsaan dan menggali pemikiran Bung Karno, salah satunya dengan digelar Kelas Bung Karno. 

Anggota Bawaslu Kabupaten Blitar, Jaka Wandira, menjadi narasumber dalam kegiatan Kelas Bung Karno pada Minggu, 15 Juni 2025. 

Acara yang berlangsung di Ruang AVI Gesuri, Perpustakaan Proklamator Bung Karno, Kota Blitar ini dihadiri oleh peserta lintas generasi yang antusias mendalami biografi serta pemikiran Bung Karno sebagai bapak bangsa dan penggali Pancasila.

Dalam paparannya, Jaka Wandira mengajak peserta menelusuri pemikiran Bung Karno tentang dasar negara, khususnya bagaimana Pancasila lahir dari perenungan panjang tentang realitas Indonesia sebagai bangsa yang majemuk. 

Jaka mengatakan, Pancasila bukan sekadar simbol negara, melainkan pedoman hidup yang relevan dalam menghadapi tantangan demokrasi dan kebangsaan masa kini.

“Sebagai lembaga pengawas pemilu, Bawaslu tidak hanya bertugas menjaga proses elektoral agar jujur dan adil, tetapi juga berkewajiban menanamkan semangat kebangsaan dan nilai-nilai demokrasi pada masyarakat. Karena demokrasi tanpa karakter akan rapuh,” ujar Jaka Wandira selaku koordinator divisi pencegahan, partisipasi masyarakat dan hubungan masyarakat di hadapan peserta kelas.

Kegiatan ini menjadi ruang dialog yang produktif untuk memahami kembali visi Bung Karno tentang Indonesia yang berdaulat secara politik, berdikari secara ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan. 

Diskusi berlangsung interaktif, dengan peserta mengajukan pertanyaan tentang tantangan aktual menjaga semangat Pancasila dalam konteks kontestasi politik modern.

Melalui keterlibatan dalam forum-forum kebangsaan seperti ini, Bawaslu Kabupaten Blitar menunjukkan bahwa tugas pengawasan pemilu bukan hanya soal teknis dan regulasi, tetapi juga menyangkut pendidikan politik yang membangkitkan kesadaran kolektif akan pentingnya nilai-nilai keadaban dalam demokrasi. 

Kegiatan ini sekaligus memperkuat peran Bawaslu sebagai penjaga marwah pemilu yang berlandaskan Pancasila.

Penulis : Ridha Erviana (Staf Humas Bawaslu Kabupaten Blitar)