Lompat ke isi utama

Berita

Ngabuburit Pengawasan Seri “Adil Digi”, Bawaslu Kabupaten Blitar Kuatkan Literasi Digital dan Keadilan Pemilu

ngabuburit pengawasan

blitar.bawaslu.go.id — Mengawali rangkaian program Ramadan, Bawaslu Kabupaten Blitar menghadirkan seri perdana Ngabuburit Pengawasan bertajuk “Adil Digi (Akses Digital Informasi, Literasi dan Keadilan Pemilu)”, Rabu (25/2/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan spirit pengawasan demokrasi di era digital.

Program Ngabuburit Pengawasan digelar sebagai tindak lanjut atas peluncuran resmi oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum Republik Indonesia pada Senin (23/2/2026). Secara nasional, kegiatan ini dirancang untuk memperkuat peran kelembagaan Bawaslu sekaligus mendekatkan fungsi pengawasan kepada masyarakat melalui pendekatan edukatif dan dialogis selama bulan Ramadan.

Pada seri pertama di Kabupaten Blitar, anggota Bawaslu Kabupaten Blitar, Nikmatus Sholihah selaku Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa, hadir sebagai narasumber. Paparan tersebut dipandu oleh Syauqi Al Amin, staf analis hukum Bawaslu Kabupaten Blitar.

Dalam pemaparannya, Nikmatus Sholihah menekankan bahwa transformasi digital menghadirkan tantangan sekaligus peluang dalam penyelenggaraan pemilu. Akses informasi yang cepat harus diimbangi dengan literasi hukum dan literasi digital yang memadai agar masyarakat tidak mudah terpapar disinformasi, hoaks, maupun narasi yang dapat mencederai prinsip keadilan pemilu.

“Digitalisasi membuka ruang partisipasi publik yang lebih luas, tetapi juga menuntut kewaspadaan bersama. Literasi digital menjadi fondasi penting untuk menjaga integritas proses demokrasi,” tegasnya.

Ia juga menjelaskan peran Bawaslu dalam memastikan akses informasi kepemiluan yang transparan dan akuntabel, sekaligus mengawal mekanisme penyelesaian sengketa secara adil sesuai peraturan perundang-undangan. Prinsip keadilan pemilu, lanjutnya, tidak hanya berbicara pada hasil, tetapi juga proses yang setara dan bebas dari manipulasi informasi.

Melalui konsep ngabuburit, kegiatan ini dikemas ringan namun substansial, sehingga mudah dipahami berbagai kalangan. Format pemaparan dengan dialog diharapkan mampu memperluas jangkauan edukasi pengawasan partisipatif, terutama kepada generasi muda yang akrab dengan ruang digital.

Bawaslu Kabupaten Blitar berkomitmen untuk terus menghadirkan konten edukatif selama Ramadan melalui kanal YouTube dan media sosial resmi, sebagai bagian dari upaya memperkuat pengawasan berkelanjutan di luar tahapan pemilu. Dengan semangat Ramadan, penguatan literasi dan integritas demokrasi diharapkan menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.*

Humas Bawaslu Kabupaten Blitar