Lompat ke isi utama

Berita

Maulid Nabi Muhammad SAW, Momentum Meneladani Kepemimpinan yang Berintegritas

flyer

12 Rabiul Awal 144 Hijriyah memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW

blitar.bawaslu.go.id – Jumat (5/9/2025) bertepatan dengan 12 Rabiul Awal 1447 Hijriah, umat Islam di seluruh dunia memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. 

Peringatan ini bukan sekadar ritual keagamaan, tetapi juga momentum untuk meneladani nilai-nilai kepemimpinan Rasulullah sebagai insan terbaik dan pemimpin umat.

Bagi Bawaslu Kabupaten Blitar, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW memiliki makna mendalam dalam menjalankan tugas sebagai lembaga penyelenggara pengawasan Pemilu dan Pemilihan. 

Seperti halnya Rasulullah yang dikenal amanah, adil, dan bijaksana, nilai keteladanan itu menjadi spirit penting bagi jajaran pengawas pemilu dalam menjaga integritas demokrasi.

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an:
“Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil...” (QS. An-Nisa: 58).

Hadis Rasulullah SAW juga menegaskan:
“Tidak beriman seseorang yang tidak dapat dipercaya, dan tidak beragama seseorang yang tidak menepati janji.” (HR. Ahmad).

Anggota Bawaslu Kabupaten Blitar Masrukin mengatakan, bahwa prinsip kejujuran dan keadilan yang diwariskan Rasulullah relevan dengan kerja-kerja pengawasan. 

“Pengawas pemilu dituntut untuk tegas, adil, dan dapat dipercaya. Keteladanan Rasulullah memberi inspirasi agar kami bekerja dengan penuh integritas, melayani masyarakat, serta menjaga agar pesta demokrasi berjalan sesuai aturan,” ungkapnya.

Momentum Maulid Nabi juga diharapkan dapat memperkuat kesadaran masyarakat, terutama pemilih muda, bahwa demokrasi yang sehat hanya bisa terwujud jika semua pihak menjunjung tinggi nilai kejujuran, keadilan, dan tanggung jawab.

Dengan meneladani Rasulullah Muhammad SAW, Bawaslu Kabupaten Blitar berkomitmen terus menghadirkan pengawasan pemilu yang partisipatif, berintegritas, serta menjaga marwah demokrasi di Indonesia.*

Penulis : Ridha Erviana (Staf Pranata Humas Bawaslu Kabupaten  Blitar)