Lompat ke isi utama

Berita

Matangkan “Ngabuburit Pengawasan”, Bawaslu Kabupaten Blitar Siap Perkuat Spirit Kelembagaan

rapat internal

Bawaslu Kabupaten Blitar menggelar Rapat Pembahasan Pelaksanaan Program Ngabuburit Pengawasan, Senin (23/2/2026)

blitar.bawaslu.go.id — Menyambut pelaksanaan program nasional “Ngabuburit Pengawasan”, Bawaslu Kabupaten Blitar menggelar Rapat Pembahasan Pelaksanaan Program Ngabuburit Pengawasan, Senin (23/2/2026). Rapat yang diikuti pimpinan, Kepala Sekretariat, serta seluruh jajaran staf ini menjadi langkah awal memastikan kegiatan berjalan efektif, partisipatif, dan berdampak bagi penguatan kelembagaan.

Pengarahan disampaikan Anggota Bawaslu Kabupaten Blitar Jaka Wandira selaku Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat. Ia menegaskan bahwa Ngabuburit Pengawasan bukan sekadar agenda seremonial Ramadan, melainkan ruang strategis membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya pengawasan partisipatif.

Program ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Ketua Bawaslu RI Nomor 4 Tahun 2026 tentang Pelaksanaan Kegiatan Ngabuburit Pengawasan dalam rangka Penguatan Spirit Kelembagaan Bawaslu. Edaran tersebut mendorong seluruh jajaran Bawaslu di daerah untuk mengisi bulan Ramadan dengan kegiatan edukatif yang memperkuat nilai integritas, kebersamaan, dan tanggung jawab pengawasan.

Dalam arahannya, Jaka Wandira menyampaikan bahwa meski saat ini berada di luar tahapan pemilu, fungsi pengawasan tetap berjalan. Konsolidasi demokrasi, edukasi publik, serta penguatan jejaring masyarakat menjadi fokus utama.

“Ngabuburit Pengawasan harus dimaknai sebagai momentum mempererat soliditas internal sekaligus mendekatkan Bawaslu dengan masyarakat,” tegasnya.

Sebagaimana mandat Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, Bawaslu memiliki peran berkelanjutan dalam pencegahan pelanggaran dan penguatan demokrasi. Karena itu, kegiatan selama Ramadan diarahkan untuk menanamkan nilai-nilai pengawasan berbasis partisipasi masyarakat, transparansi, dan akuntabilitas.

Rapat juga membahas teknis pelaksanaan, pembagian peran, serta konsep kegiatan yang adaptif dengan nuansa Ramadan. Selain diskusi pengawasan, agenda akan dikemas secara dialogis dan edukatif agar pesan kelembagaan tersampaikan secara kontekstual.

Kepala Sekretariat bersama seluruh staf menyatakan kesiapan mendukung penuh program tersebut. Sinergi antara unsur pimpinan dan sekretariat diharapkan mampu memperkuat efektivitas pelaksanaan di lapangan.

Dengan persiapan matang ini, Bawaslu Kabupaten Blitar menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pengawasan yang humanis, inklusif, dan berintegritas—bahkan di luar tahapan pemilu—sebagai bagian dari tanggung jawab menjaga kualitas demokrasi di Kabupaten Blitar.*

Humas Bawaslu Kabupaten Blitar