Lompat ke isi utama

Berita

Konsolidasi Demokrasi Rangkul Kader HMI, Bawaslu Blitar Dorong Pemilih Muda Cermat Cek NIK dan Awasi Parpol

konsolidasi demokrasi

Konsolidasi demokrasi dengan kader HMI di Istana Gebang pada Rabu 11 Februari 2026.

blitar.bawaslu.go.id — Komitmen memperkuat demokrasi partisipatif terus digencarkan Bawaslu Kabupaten Blitar. Rabu (11/2/2026) malam, Anggota Bawaslu Kabupaten Blitar, Nikmatus Sholihah, menggelar Konsolidasi Demokrasi bersama sekitar 50 kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Blitar di Gedung Kesenian Istana Gebang, Kota Blitar.

Kegiatan yang berlangsung pukul 18.00–20.00 WIB tersebut dipimpin langsung Ketua HMI Cabang Blitar, Qiftirul Azis, didampingi Sekretaris Latifah Hanum. Forum ini menjadi ruang dialog antara penyelenggara pengawas pemilu dan generasi muda dalam menguatkan literasi politik serta pengawasan partisipatif.

Dalam paparannya, Nikmatus—Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kabupaten Blitar—menjelaskan pentingnya pemutakhiran data partai politik secara berkelanjutan. Ia menekankan bahwa akurasi data keanggotaan partai politik merupakan bagian dari tata kelola demokrasi yang transparan dan akuntabel, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.

Selain itu, peserta juga diajak memahami mekanisme pengecekan Nomor Induk Kependudukan (NIK) untuk memastikan tidak terjadi pencatutan nama dalam Sistem Informasi Partai Politik (SIPOL). Bawaslu membuka ruang aduan masyarakat apabila ditemukan dugaan pencatutan identitas tanpa persetujuan.

“Mahasiswa, termasuk kader HMI, punya posisi strategis sebagai pemilih pemula maupun agen literasi demokrasi. Cek NIK, pahami hak politik, dan jangan ragu melapor jika menemukan pelanggaran,” tegas Nikmatus di hadapan peserta.

Ia juga menyoroti pentingnya peran pemilih pemula dalam menjaga kualitas demokrasi ke depan. Partisipasi aktif generasi muda tidak hanya hadir saat hari pemungutan suara, tetapi juga dalam proses pengawasan, diskusi publik, dan penyebaran informasi yang benar.

Diskusi berlangsung interaktif, dengan sejumlah kader menyampaikan pandangan terkait dinamika politik lokal serta tantangan pengawasan di era digital. Melalui konsolidasi ini, Bawaslu Kabupaten Blitar berharap lahir sinergi antara penyelenggara pengawas pemilu dan elemen mahasiswa dalam membangun demokrasi yang bersih, berintegritas, dan berbasis kesadaran kritis.*

Humas Bawaslu Kabupaten Blitar