Lompat ke isi utama

Berita

Ketua Bawaslu Blitar Ajak Mahasiswa UNU Perkuat Pengawasan Partisipatif Demokrasi

konsolidasi demokrasi

Ketua Bawaslu Kabupaten Blitar Nur Ida Fitria berdialog langsung dengan mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Blitar, Senin (2/3/2026).

blitar.bawaslu.go.id — Bawaslu Kabupaten Blitar terus mendorong keterlibatan generasi muda dalam menjaga kualitas demokrasi. Melalui kegiatan Konsolidasi Demokrasi bertema “Pengawasan Partisipatif dan Peran Mahasiswa dalam Pencegahan Pelanggaran Pemilu”, Ketua Bawaslu Kabupaten Blitar Nur Ida Fitria berdialog langsung dengan mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Blitar, Senin (2/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Kampus UNU Blitar tersebut diikuti 15 mahasiswa dan berlangsung mulai pukul 10.00 hingga 11.30 WIB. Diskusi interaktif ini menjadi bagian dari upaya Bawaslu dalam memperkuat pengawasan partisipatif serta meningkatkan literasi kepemiluan di kalangan mahasiswa.

Dalam pemaparannya, Nur Ida Fitria menegaskan bahwa mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai bagian dari masyarakat sipil yang mampu berperan aktif dalam menjaga integritas proses demokrasi. Menurutnya, pengawasan pemilu tidak hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara pemilu, tetapi juga membutuhkan partisipasi luas dari masyarakat.

“Mahasiswa memiliki daya kritis dan kapasitas intelektual yang kuat. Peran ini sangat penting untuk mengawal demokrasi agar tetap berjalan jujur, adil, dan transparan,” ujarnya.

Selain membahas peran mahasiswa dalam pengawasan partisipatif, Bawaslu Kabupaten Blitar juga menyosialisasikan keberadaan Posko Aduan Masyarakat yang menjadi sarana bagi publik untuk menyampaikan laporan terkait data pemilih maupun dugaan pelanggaran kepemiluan. Melalui posko tersebut, masyarakat dapat berpartisipasi langsung dalam menjaga kualitas data pemilih serta memastikan proses demokrasi berjalan sesuai aturan.

Dalam diskusi tersebut, mahasiswa juga diberikan pemahaman mengenai mekanisme pelaporan dugaan pelanggaran pemilu kepada Bawaslu, mulai dari pengumpulan informasi, penyampaian laporan, hingga proses penanganan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Kegiatan Konsolidasi Demokrasi ini merupakan bagian dari strategi Bawaslu untuk memperluas basis pengawasan partisipatif, khususnya di lingkungan kampus. Perguruan tinggi dinilai menjadi ruang penting dalam membangun kesadaran kritis generasi muda terhadap isu demokrasi dan kepemiluan.

Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Blitar berharap tumbuh kesadaran kolektif di kalangan mahasiswa untuk turut aktif menjaga integritas demokrasi. Dengan partisipasi masyarakat yang kuat, proses pemilu diharapkan dapat berlangsung lebih transparan, adil, dan berintegritas.*

Humas Bawaslu Kabupaten Blitar